Gejala Penyakit Keputihan

 

Salah satu gejala keputihan adalah timbulnya cairan yang berbau tidak sedap. Cairan ini biasanya berwarna putih dan kental. Jika tidak terlalu banyak, sebenarnya keputihan tidak membahayakan, namun jika sudah berlebih, ada baiknya segera periksakan diri ke dokter ahli. Karena bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh penyakit.

.

Keputihan atau dalam bahasa kedokteran disebut leukore atau flour albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan secara berlebihan. Dalam keadaan normal, cairan ini tidak sampai keluar, namun belum tentu cairan yang keluar tersebut merupakan suatu penyakit. Sebenarnya keputihan dapat dibedakan atas gejala keputihan yang timbul. Gejala tersebut bisa diamati dari sifat-sifat cairan yang keluar saat keputihan berlangsung. Sumber cairan sendiri bisa berasal dari vagina, cairan leher rahim, cairan uterus, dan cairan yang berasal dari tuba falopii.

Gejala keputihan yang tidak baik biasa dibarengi dengan timbulnya rasa gatal. Namun keputihan yang normal tidak disertai dengan rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau yang daya tahan tubuhnya lemah. Sebagian besar cairan tersebut berasal dari leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi, atau alat kelamin luar. Pada bayi perempuan yang baru lahir, dalam waktu satu hingga sepuluh hari, dari vaginanya dapat keluar cairan akibat pengaruh hormon yang dihasilkan oleh plasenta atau uri. Gadis muda kadang-kadang juga mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya. Kimia yang bersifat bahaya bagi kesehatan.

Untuk pengobatan keputihan bisa klik di Herbal Keputihan.