PENGERTIAN PENYAKIT VON WILLEBRAND

Penyakit von Willebrand adalah kelainan perdarahan herediter disebabkan oleh defisiensi factor von Willebrand (FVW). FVW membantu trombosit melekat pada dinding pembuluh darah dan antara sesamanya, yang diperlukan untuk pembekuan darah yang normal.

Factor von Willebrand adalah suatu glikoprotein multimer heterogen dalam plasma dengan dua fungsi utama yaitu memudahkan adhesi trombosit pada kondisi stress berat dengan menghubungkan reseptor membrane trombosit ke subendotel pembuluh darah. Dan bekerja sebagai pembawa plasma begi factor VIII, suatu protein koagulasi darah yang penting.

Kelainan perdarahan kronis ditandai bail agregasi trombosit maupun pembentukan bekuan tidak terjadi secara memadai. Kelainan adhesi trombosit mungkin akibat kelainan reseptor trombosit intrinsic atau karena kelainan atau defisiensi molekul pelekat seperti factor von Willebrand. Penyakit von Willebrand ditemukan melalui studi pedigree sebuah keluarga secara cermat di Kepulauan Uland. Penyakit ini merupakan kelainan perdarahan herediter yang paling umum. Diturunkan sebagai satu sifat dominan autosomal dengan prevalensi sekitar 1/100 sampai 3/100.000 orang. Nqmun penyakit von Willebrand berat dengan riwayat perdarahan yang mengancam jiwa terjadi pada kurang dari 5 orang per 1 juta penduduk di negara0negara barat.

Terdapat 3 varian utama penyakit von Willebrand, masing-m,asing berbeda dalam beratnya gejala. Penyalit von Willebtand juga disebut sebagai pseudohemofilia atau hemophilia vaskular

TANDA DAN GEJALA  PENYAKIT VON WILLEBRAND

Gejala paling sering terjadi meliputi perdarahan gusi, hematuria, epistaksis, perdarahan saluran kemih, darah dalam feses, mudah memar, menoragi. Pasien dengan penyakit von Willebrand. Simptomatik, seperti pada gangguan fungsi trombosit lainnya, biasanya tampil dengan perdarahan mukokutan, terutama epsitaksis, mudah memar, menoragi dan perdarahan gusi dan gastrointestinal.

Pasien dengan kadar factor VIII yang sangat rendah bahkan dapat menunjukkan hemartrosis dan perdarahan jaringan dalam tubuh. Seringkali gambaran kelainan itu tidak nyata sampai terdapat factor pemberat seperti trauma atau pembedahan. Penyakit von Willebrand dapat diturunkan sebagai satu sifat dominan atau resesif autosomal. Seringkali terdapat riwayat yang jelas dalam keluarga dengan perdarahan abnormal dan berat, namun daya tembus dan ekspresi gen yang mengalami mutasi sangat bervariasi. Meskipun orang tua dengan autosom dominan memindahkan gen yang abnormal ke 50% anak-anaknya, penyakit dengan gejala yang nyata hanya pada 30-40% keturunanya.

Pasien dengan gen resesif tunggal khas asimtomatik tetapi dapat menunjukkan kadar aktivitas antigen factor von Willebrand abnormal. Keturunan denga heterozigot ganda, yang diturunkan dari orang tua yang keduanya membawa gen cacat, yang menghasilkan penyakit berat.

Meskipun jarang, penyakit von Willebrand yang didapat, terlihat pada pasien dengan keadaan tertentu, penyakit limfoproliferatif atau imunologi akibat autoantibodi terhadap factor von Willebrand.

PERJALANAN PENYAKIT VON WILLEBRAND

Penyakit von Willebrand disebabkan oleh kelainan kuantitatif dan.atau kualitatif factor von Willebrand, suatu protein factor pembekuan yang diperlukan untuk interaksi antara trombosit-dinding pembuluh darah dan untuk pembawa factor VIII. Pada banyak kasus juga terdapat defisiensi factor VIII. Kelainan yang nyata pada factor von Willebrand bertanggung jawab terhadap 3 tipe utama penyakit von Willebrand

Kelainan Kuantitatif Faktor von Willebrand

Tipe 1 dan 3 ditandai dengan kelainan kuantitatif factor von Willebrand. Identifikasi kelainan gen adalah sulit pada tipe 1 dan 3 penyakit von Willebrand. Tipe 1 merupakan kelainan yang ringan dan menjadi kasus yang terbanyak. Pada penyakit von Willebrand tipe 1, 40% anggota keluarga kelompok ini membawa allele penyakit von Willebrand namun dengan kadar factor von Willebrand normal. Tipe 3 adalah bentuk yang terberat. Bentuk ini jarang terjadi.

Kelainan Kualitatif Faktor von Willebrand

Tipe 2, yang terdiri dari subtype 2A, 2B, 2M dan 2N meliputi pasien dengan kelainan kualitatif factor von Willebrand. Tipe 2 meliputi kelainan yang ringan sampai sedang, ditandai dengan gejala-gejala yang sifatnya sedang. Tipe 2A ditandai dengan penurunan fungsi factor von Willebrand yang terkait trombosit dan termasuk subtype 2A dan 2C. tipe 2B, ditetapkan dengan meningkatnya afinitas factor von Willebrand yterhadap GP1b trombosit. Tipe 2N, ditandai oleh kelainan ikatan factor von Willebrand pada factor VIII. Sangat banyaknya varian penyakit von Willebrand mendorong usaha penyederhanaan klafisikasi kelainan ini.