Penyebab Penyakit Typus

 

Bakteri penyebab typus perlu diwaspadai kemunculannya. Penyakit typus adalah penyakit yang menyebabkan penderitanya mengalami demam, sakit kepala, perut kembung, pembesaran limfa dan erupsi kulit yang terjadi selama 3 minggu. Awal gejala penyakit typus adalah demam yang terus naik tiap harinya, diikuti rasa lemas, tidak enak di perut dan diikuti susah buang air besar. Penyakit typus ini ditemukan di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Bakteri Yang Menyebabkan Typus

 

Tahukah anda sebenarnya penyakit typus atau dalam istilah medis disebut demam typosa disebabkan oleh bakteri yang disebut salmonella typosa. Bakteri penyebab typus ini hidup di dalam saluran pencernaan manusia dan hewan dan sering sekali menular melalui makanan dan minuman yang tidak higienis. Makanan seperti daging dan telur yang berasal dari hewan yang terjangkit bakteri salmonella typosa juga dapat menjadi sumber infeksi penyakit ini.

Dalam tubuh bakteri salmonella typhosa akan masuk kedalam lambung manusia kemudian masuk lagi ke usus. Dalam lambung sebenarnya jumlah bakteri tersebut telah berkurang oleh adanya hambatan dari HCL yang ada di lambung, namun apabila jumlah bakteri tersebut terlalu banyak tentu bakteri tersebut tidak dapat seluruhnya mati. Daya hambat HCL akan berkurang saat salmonella typhosa masuk bersama cairan yang dapat mengencerkan HCL yang ada didalam lambung. Jika salmonella typhosa berhasil lolos dari lambung maka bakteri tersebut akan masuk ke dalam usus halus.

Saat di dalam usus halus salmonella typhosa akan menembus dinding usus halus menuju pembuluh darah dan pada akhirnya menyebar keseluruh tubuh. Jadi urin dan feses pun dapat mengandung bakteri ini. Saat urin maupun kotoran tercemar dan terkonsumsi baik secara langsung maupun melalui perantara hewan seperti lalat, tikus dan sebagainnya maka salmonella typhosa ini dapat menular ke orang lain.